WONOGIRI

SUKSES

PENDIDIKAN HEBAT

PKB

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

KREASI 01 WONOGIRI

Kreatif,Responsif,Atraktif dan Berpreastasi

Adiwiyata Pasti Bisa

Wujudkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan

Jumat, 13 November 2020

SOPAN SANTUN BERKOMUNIKASI SOSIAL

 

Komunikasi adalah penyampaian pesan sedemikian rupa sehingga diterima seperti yang diinginkan si pengirim. Dalam komunikasi ini kecakapan berbicara dan mendengar dapat dikembangkan dengan latihan.



      Si pengirim pesan (komunikator) mempunyai pesan berupa ide/gagasan yang ingin disampaikan kepada si penerima pesan (komunikan). Si pengirim pesan menyusun pesan yang bentuknya bisa kata-kata, bisa juga berbentuk isyarat atau gambar. Penyusunan pesan pada saat bersamaan akan disaring oleh karakteristik si pengirim pesan, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki dan kondisi dimana komunikasi berlangsung.


Si penerima pesan (komunikan) menerima pesan melalui mendengarkan, memperhatikan, melihat, membaca. Pada saat menerima pesan, si penerima pesan menafsirkan pesan yang disampaikan dan tersaring oleh karakteristik si penerima pesan, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki serta kondisi dimana proses komunikasi berlangsung.

      Komunikasi berlangsung efektif, bila sebuah pesan diformulasikan oleh si pengirim pesan (komunikator) ditafsirkan dengan benar oleh si penerima pesan (komunikan). Sebaliknya komunikasi berlangsung tidak efektif jika sebuah pesan yang diterima oleh si penerima pesan kacau tau tidak sesuai dengan yang dimaksud oleh si pengirim pesan. Komunikasi yang tidak efektif disebabkan oleh adanya hambatan yang berasal dari si pengirim pesan. Si penerima pesan atau pesan yang kacau yang disebabkan penyimpangan-penyimpangan lingkungan.

Pesan yang kacau disebabkan oleh faktor statis yang mempengaruhi lingkungan dan factor distorsi yang mempengaruhi komunikator dan komunikan. Komunkasi akan lebih efektif apabila didukung dengan kemampuan mendengar yang baik dan sebaliknya komunikasi tidak efektif apabila disertai kebiasaan berperilaku mendengar buruk.


Pendekatan Konseling Realita Berbasis Adiwiyata Tingkatkan Kedisiplinan Siswa

 

Keberadaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Ngadirojo dimaksudkan untuk memberikan bantuan kepada siswa dalam rangka menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan. Bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Ngadirojo  diberikan oleh guru pembimbing. Oleh karena itu, bimbingan dan konseling mempunyai tujuan yang luas dibandingkan bentuk pelajaran yang lain yaitu membantu siswa menemukan karakteristik pribadi, yang berupa potensi baik bakat maupun minat, mengenal lingkungan yang berupa cara bersosialisasi, merencanakan masa depan dan berwawasan lingkungan.



Pendekatan Konseling Realitas dicetuskan oleh William Glesser, yang merupakan suatu bentuk hubungan pertolongan yang praktis, relatif sederhana dan bentuk bantuan langsung pada klien. Konseling Realitas lebih menekankan masa kini, maka dalam memberikan alternatif bantuan tidak usah melacak sejauh mungkin masa lalunya, sehingga yang dipentingkan bagaimana klien dapat sukses mencapai hari depannya.

Pendidikan disiplin merupakan suatu proses bimbingan yang bertujuan menanamkan pola prilaku tertentu, kebiasaan-kebiasaan tertentu, atau membentuk manusia dengan ciri-ciri tertentu, terutama untuk meningkatkan kualitas mental dan moral (Sukadji,1988). Kedisiplinan adalah suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian prilaku yang menunjukan  nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan atau ketertiban (Prijodarminto 1994:23).

baca juga : vidio pjj tingkatkan konsentrasi

Di SMP Negeri 1 Ngadirojo Wonogiri kelas VIII semester Genap  ini sering kali terjadi pelanggaran kedisiplinan siswa, seperti datang  terlambat, Potongan rambut tidak sesuai, atribut Sekolah yang kurang lengkap, bolos Sekolah, dan masih banyak lagi pelanggaran yang di lakukan oleh siswa kelas VIII SMP 1 Ngadirojo. Mungkin problematika semacam ini tidak hanya dijumpai di Sekolah kami saja namun Sekolah-sekolah lain pada umumnya memiliki problematika yang sama. Untuk itu penulis menawarkan formula yang pas untuk menangani siswa-siswa bermasalah tersebut dengan Pendekatan realita yang berbasis Adiwiyata. 

baca juga : cara mumbuat blog


Selasa, 10 November 2020

GAMES (PERMAINAN) DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING

 


Dasi Merah

Permainan ini dimainkan dalam ruangan, tujuannya adalah untukmenumbuhkan kebersamaan antara siswa.

Yang menjadi instruktur dalampermainan ini adalah konselor.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk game ini adalah :

        Empat buah dasi berwarna merah

        Empat buah dasi berwarna hijau

Cara memainkan :

        Siswa duduk berhadapan dengan dibatasi meja belajar sebanyak empat kelompok.

        Masing-masing kelompok yang sudah duduk berhadapan diberikan masing-masing dua dasi. Baris pertama dasi merah dan barisan yang didepannya dasi hijau.

        Dasi hijau diberikan pada anak di baris pertama sebelah kanan dan dasi merah diberikan kpd anak di baris kedua sebelah kiri.

        Sambil memutarkan sebuah lagu yang ceria, anak yangmemegang dasi hijau memberikan dasi yang ditangannya  kepada anak yang berada di sebelah kirinya dan anak yang memegang dasi merah memberikan kepada anak yang berada disebelah kanannya.

        Dalam waktu yang tidak ditentukan konselor akan memberhentikan music yang diputar, dan masing-masing anak harus berhasil memasangkan dasi yang ada di tangannya.

        Yang pertama selesai memasangkan dasi tidak mendapatkan sanksi permainan, sedangkan anak yang yang lainnya harus menyebutkan benda yang benda berwarna hijau yang ada dalam ruangan tersebut (untuk anak yang memegang dasi hijau) dan anak yang memegang dasi merah menyebutkan benda yang berwarna merah.

 

 THR (Tebar hadiah rihlah)

Permainan ini bertujuan untuk memupuk kiebersamaa para konseli. Bahan yang dibutuhkan:

        Satu kajang karton manila yang digunting dengan ukuran 10 x 15 cm.

        Spidol

        3 bungkus snack.

        5 buah bendera.

Cara bermain : seluruh anak dibagi menjadi lima kelompok. 3 bungkus snack

diletakkan di tempat yang berbeda-beda yang tidak seorang pun peserta tahu. Masing-masing kelompok harus berjalan seirama menuju garis finish tempat bendera berada dan harus mengambil peta THR yaitu kertas undian yang salah beberapa diantaranya merupakan gambar petunjuk dimana THR nya berada yang harus dijemput dengan berjelan bersama-sama dengan langkah yang sama atau seirama. Setiap kelompok boleh mengambil maksimal 3 kertas sampai mendapatkan kertas berisi peta THR. Dan kelompok yang tidak mematuhi aturan harus mengulang misinya dari awal.

  Bola di ujung telunjuk

Permainan ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kerja sama, kekompakan, dan konsentrasi. Permainaan ini dimainkan berkelompok dan menggunakan bahan-bahan yang sederhana saja. Permainan ini hanya membutuh bola kaki yang terbuat dari plastik.

Prosedur permainan :

a.      Bentuk kelompok 5-8 orang

b.     Kelompok mengangkat ketua kelompok dan membuat yel-yel singkat sesuai tema yang yang sudah ditentukan sebelumnya dalam waktu ±10 menit.

c.      Kelompok-kelompok tersebut mengatur jarak masing-masing dan membentuk formasi lingkaran dengan tangan kanan menengadah ke tengah formasi dan di rapatkan sehingga membentuk sebuah bidang datar yang bulat.

d.     Setelah terbentuknya formasi tersebut maka bola oleh instruktur di letakkan di atas bidang tersebut.

e.          Dan perintah selanjutnya dari instruktur adalah menyuruh peserta untuk mengangkat bola dengan teluntuk mereka pada satu titik tengah.

Pelanggaran terhadap permainan ini adalah:

       Bola jatuh ke tanah, apabila hal ini terjadi maka gerakan akan di ulangi dari peletakan bola.

       Menggunakan tangan yang lain untuk memperlancar mengangkat bola di ujung telunjuk.

 

Mata Angin Duduk

Permainan ini dimainkan untuk melatih konsentrasi peserta.

Cara bermain: seluruh peserta duduk later U dan berjarak setengah meter kiri kanan. Konselor menginstruksikan timur maka peserta harus menghadap ke barat namun meneriakkan kata timur, dan begitu sebaliknya untuk kata barat dan selatan serta utara. Anak yang salah akan diberikan sangsi bermain peran.

Panti Pijit

Permainan ini dimainkan untuk menghilangkan kejenuhan peserta.

Alat yang dibutuhkan adalah pemutar music dan speaker.

Cara bermain : selih anak membentuk lingkaran, masing-masing anak meletakkan kedua tangannya di bahu teman yang di depannya. Sambil mendengarkan lagu yang bernuansa alam atau damai atau motivasi tangan bergerak mengusuk bahu teman yang didepan. Setelah separuh music telah selesai arah diganti, sehingga semua peserta mendapat giliran mengusuk dan dikusuk.

Senin, 09 November 2020

KUIS KEPRIBADIAN

 



Petunjuk : berikan nilai mulai dari angka 4 (untuk gambaran yang paling mendekati) sampai ke angka 1 (untuk gambaran yang paling tidak mendekati) untuk menjelaskan karakter dan perilaku Anda

a.     ____ Saya memiliki kemauan yang sangat kuat dan keras kepala. Saya akan melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang Saya inginkan.

b.     ____ Saya tidak pernah santai/rileks. Saya selalu ingin bekerja walaupun waktunya sudah selesai

c.     ____ Saya lebih sering menunjukkan perilaku yang menyenangkan. Saya lebih banyak tertawa dan tersenyum daripada berwajah muram

d.     ____ Saya jika pertama kali bertemu dengan orang yang asing, biasanya Saya akan merasa agak sungkan. Saya lambat menerima orang baru. Mula-mula saya akan menarik diri dan kemudian akan menyesuaikan diri dengan perlahan-lahan

2

a.     ____ Saya bertindak dengan cepat dan mandiri dan suka mengerjakan sesuatu sendiri

b.     ____ Saya menunjukkan perubahan emosi yang jelas. Saya bertindak berdasarkan perasaannya dan memiliki bakat untuk mengerjakan sesuatu dengan dramatis

c.     ____ Saya sering tampak tenang dan ramah. Saya umumnya memiliki reaksi yang tenang dan lembut terhadap suatu keadaan

d.     ____ Saya menyukai privasi dan kadang kala menyendiri dan jarang bergaul

3

a.     ____ Saya umumnya tidak memberikan tanggapan yang berlebihan atas kasih sayang yang ditujukan kepada Saya

b.     ____ Saya umumnya optimis dan antusias dalam dalam hampir setiap situasi

c.     ____ Saya kurang aktif dalam mencoba hal-hal baru dan biasanya lebih suka melakukan hal yang telah saya ketahui dan saya kenal

d.     ____ Saya mengajukan banyak pertanyaan dan lebih suka memikirkan sesuatu secara mendalam sebelum mengambil keputusan

 

4

a.     ____ Saya seringkali sangat aktif. Saya suka menjelajah mencoba hal baru, dan suka mengambil risiko

b.     ____ Saya mudah bergaul dengan orang dan suka berada di keramaian

c.     ____ Saya mudah bekerjasama dengan orang lain dan biasanya mudah cocok dengan orang lain

d.     ____ Saya seringkali mengambil suatu pendekatan yang berhati-hati terhadap suatu hal atau keadaan yang baru

5

a.     ____ Saya terkadang sulit dipimpin dan sangat memilih terhadap siapa saya akan mengikuti

b.     ____ Saya kerap berpindah dari suatu kegiatan ke kegiatan lain, sering tanpa menyelesaikan kegiatan itu.

c.     ____ Saya terkadang segera menyerah bila mendapat tekanan dan mungkin meniru perilaku, aturan dan sifat orang lain secara berlebihan

d.     ____ Level kegiatan fisik (tingkat aktivitas) Saya biasanya terlihat rendah atau rata-rata

6

a.     ____ Saya mudah marah dan memaksa untuk bisa mendapatkan yang Saya inginkan

b.     ____ Saya tampil kurang rapi, berantakan, dan/atau pelupa bila diminta mengerjakan sesuatu

c.     ____ Saya mengalami kesulitan untuk bisa menerima perubahan yang bersifat mendadak. Saya bisa bersikeras untuk mempertahankan keadaan agar tidak berubah. Saya menginginkan segalanya tenang dan damai

d.     ____ Emosi Saya umumnya terlihat lembut sehingga reaksi awalnya (yang tampak/eksternal) terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan adalah dengan berdiam diri dan terkendali. Reaksi internalnya jauh lebih kuat.

7

a.     ____ Saya sangat menyukai persaingan

b.     ____ Saya sangat peduli dengan apa yang dikerjakan oleh orang lain

c.     ____ Saya tidak suka berkelahi dan menghindari pertentangan

d.     ____ Saya sering terlihat serius dan/atau sedih

 

8

a.     ____ Saya mengatakan apa yang saya pikirkan dan memberi tahu apa yang Saya inginkan. Saya bisa sangat kasar dalam mengatakan pada orang lain tentang siapa atau apa yang tidak Saya suka

b.     ____ Saya sangat gemar bercerita. Saya sangat suka menceritakan kepada orang lain mengenai prestasi Saya dan kawan-kawan Saya. Saya bisa agak manipulatif dengan kemampuan Saya meyakinkan orang lain untuk melakukan apa yang Saya inginkan.

c.     ____ Saya biasanya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara

d.     ____ Saya mengajukan banyak pertanyaan (sering yang rumit) mengenai hal-hal yang khusus dan meminta penjelasan atau jawaban yang detail atas pertanyaan Saya.

Lalu jumlahkan setiap huruf hingga didapatkan nilai dari setiap pernyataan a-d. Nah, huruf apa yang paling tinggi?ambil  yang tertinggi, itulah jenis kepribadian yang dominan dalam diri Anda. So, udah tau khan sekarang?

Jenis Kepribadian Anda :

a = Koleris

b = Sanguinis

c = Phlegmatis

d = melankolis

Baca Juga : Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri